31 Jan 2011

Pejabat VS Rakyat


Ini dia nih perang yang gak ada habisnya. Perang antara pejabat dan rakyatnya yang selalu ramai diomongin di tipi, koran, ato malah jadi topik rumpian para tetangga. Lagi HOT nih berita di tipi yang kata'a gaji para pejabat bakal naik. WHAT??? Ada sekitar 8000 pejabat di Indonesia yang bakal senyum2 gak jelas karena gaji naik, tapi ada sekitar JUTAAN RAKYAT yang bakal tambah nangis karena tambah kelaparan. Seperti lagu'a Rhoma Irama nih "yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin...."

Lirik lagu itu emang sangat tidak salah, benar2 menunjukan FAKTA bahwa Pejabat Indonesia belum bisa mensejahterakan rakyat'a. Seandai'a 8000 pejabat itu mau membantu rakyat miskin pun, pasti belum mencukupi semua kebutuhan mereka karena jumlah rakyat miskin mencapai JUTAAN!!! Kenapa sih anggaran negara yang buat NAIKIN GAJI itu gak dipake buat buka lapangan kerja baru ato buat ngebantu para tunawisma yang sehari-harinya jadi penghuni kolong jembatan?????

Keputusan pemerintah sering tak memandang rakyat dan tak pernah mempertimbangkan baik buruk'a bagi rakyat'a. Pantas pula bila rakyat berkata bahwa pemerintah cuma omong doank. Tapi kita sebagai rakyat bisa apa?? Cuma bisa berharap ada keajaiban saja. Ada beberapa hal yang membuat saya geregetan oleh ulah pemerintah....

1. Terlalu banyak Bpk/Ibu koruptor yang udah kaya masih aja pengen kaya. Rakyat jadi korban
2. Penghamburan uang untuk Pembangunan gedung DPR yg sangat tak diperlukan untuk saat krisis kelaparan. Rakyat jadi korban
3. Fakta bahwa banyak perusahaan yang mangkir dari pembayaran pajak, lahirlah Gayus yang kenyang makan duid. Rakyat jadi korban
4. Ratusan TKI terlantar dan saat ini tinggal di kolong jembatan Arab. Apa yang dilakukan pemerintah? Faktanya justru rakyat Indonesia yang membantu mengumpulkan dana untuk pemulangan para TKI. Pemerintah'a mana? Ngapain aja?
5. Lambannya sistem pengiriman bantuan untuk korban bencana alam. Kebanyakan birokrasi, itu sudah terjadi sejak dulu kan?
Kebanyakan korban bencana alam kelaparan dan banyak keluhan buat pemerintah. Lagi2 pemerintah.
4. Para pejuang veteran yang mengirim surat pada presiden meminta sedikit bantuan pada pemerintah. Bukankah pejuang veteran adalah orang yang memperjuangkan bangsa Indonesia?

Mungkin ada JUTAAN curahan hati rakyat yang ditujukan untuk pemerintah. Curahan hati rakyat yang menginginkan kehidupan yang lebih layak. Apa sudah tidah ada jalan keluar? Sudah ribuan kali keluhan yang dilontarkan rakyat tapi apakah ada salah satu saja yang dipenuhi oleh pemerintah?
Padahal presiden dipilih oleh rakyat tapi kenapa tidak ada timbal balik antara presiden dan rakyat? Tanpa rakyat, apakah capres bisa menjadi presiden? Tapi nyatanya, rakyat selalu menjadi korban. Apa ini yang nama'a bersenang-senang di atas penderitaan orang lain?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

was wes wos...^^