24 Jul 2011

Cerita Indomie-ku

Kata ibu, sejak kecil aku suka makan mie. Katanya sih dulu aku jarang makan nasi. Makannya agar-agar atau indomie.

Hmm...pikir punya pikir dan setelah aku pikir-pikir, kayaknya penyebab terselip kata "cungkring" dalam hidupku ini karena pola makanku yang sejak kecil memang udah 'gak banget'. Sampai sekarang pun, aku gak pernah merasakan yang namanya gemuk. Hellooo...dari dulu selalu dibilang kurus atau pendek atau kruciiill.. :|

Kalau misal aku ikut gerak jalan nih, udah bisa dipastikan aku bakal ada di barisan paling belakang atau malah gak dapet barisan! Cuma sayangnya, aku emang gak pernah ikut gerak jalan, sadar diri sih!

Semisal saat upacara, aku selalu dapet barisan paling depan! mending kalo ada pertunjukan sirkus di depan, ini mah kan jadi susah kalo mau gerak, sorotan tajam para guru pun langsung menusuk sanubari *duileh*.

Adakalanya tubuh pendek juga punya keuntungan tersendiri, misal soal serobot menyerobot alias nyelip-nyelip di antara kerumunan orang hihi. Teruuus, gampang juga kalo mau kabuuurrr, atuh gak keliatan saking kecilnya haha :))

Sampai sekarang, aku masih demen makan mie, paling suka sih mie rebus rasa soto. Maknyus! Untungnya ususku ni gak jadi keriting gara-gara over mie. Pokoknya semangat banget deh tiap mau menyantap mie, apalagi pake telor plus kerupuk biar ada kriuk-kriuknya getoooohhh...

Pernah juga aku kocok telor terus aku campur ama indomie goreng haha *yang ini sungguh2 ngaco*..abis itu aku goreng deh...dan weeeww lumayan kok untuk seorang amatir. Banyak hal yang bisa dimasak dengan mie, cuma akunya aja yang gak bisa masak haha..ups, aku juga suka makan mie mentah alias ga dimasak dulu hihi *emang dasar orang aneh!!*

Ini cerita Indomie-ku, apa ceritamu?
Yuk Mariii :D
readmore »»  

Conan Holic!!

Aku suka banget ama Detektif Conan. Suka deh liat si kecil berkacamata nan cerdas, Conan Edogawa :D. Sejak SMP, aku udah semangat ngumpulin komik'a dan pengen juga punya pernak pernik Conan'a.

Berhubung dulu aku tinggalnya kebanyakan di daerah entah berentah, jadi cukup sulit untuk mencari pernak pernik Conan, paling cuma dapet komiknya doank. Aku baru berhasil dapet beberapa pernak pernik Conan itu setelah tinggal di Bogor Yey!!

Naaaah, beberapa pic dibawah ini merupakan koleksiku yang udah aku kumpulin susah payah ampe menguras keringat hingga banting tulang *omong doank hihi*. Hmmm..masih pengen beberapa barang about Conan yang belum aku dapet hehe...termasuk ketemu ama pencipta tokoh Conan, Aoyama Gosho sensei :)

Ini niiih, koleksi pertamakuuu...akhirnya aku berhasil ngumpulin komik Conan dari jilid 1 ampe 62 (masih akan terus berlanjut). Huffttt..susah lhooo nyari komiknya semisal berada di negeri entah berentah haha...kalo di kota besar sih banyaaak stoknyaaa..hihi...







Well, kalo orang bilang aku ini gila Conan..gak juga sih soalnya masih ada yang jauh lebih gila hehe...aku coba beli sesuatu yang sesuai dengan kantongku saja hehehe...banyak sii yang aku liat tapi gak mampu beli hehehehehe....kalo ada yg mau ngasi,,,siap nampung kok :D. Ini juga gak semua dipajang soalnya ada yang sejenis, misal poster atau komik..

Yuk Mariii /Bye
readmore »»  

22 Jul 2011

Kisahku bersama Nokia

Siang-siang bolong ngentang-ngentang (baca: panas banget) gini enaknya minum es, tapiii berhubung aku baru sajo terbebas dari sakit tenggorokan jadi kuurungkan niatku untuk beli es cendol -,-...Nah, pengganti es cendolnya berupa sebuah ide licik yang tiba-tiba nongol di pinggiran otakku. Yak, aku akan segera mau iniiih baru mulai ngetik tentang kisahku bersama telepong genggam (baca: HP) Nokia-ku tercinta :)

------------------------------------------------------------------------------------------------
Pertama kali punya HP waktu aku kelas 1 SMP (gaya banged dah). Eeehhh,,tunggu dulu..itu juga karena aku kebetulan menang kompetisi jadii aku dapet hadiah tambahan dari enyak babeh berupa telepong genggam merk Nokia yg saat itu emang lagi cihuy. Nokia 3310, menjadi HP pertama yang menemani hariku xixixi. HP monokrom cihuy ini sukses bikin aku keliatan banget ndeso'a. Ingat punya ingat, aku gak langsung pake itu HP buat sms atau nelepon, tapiii............JRENG..JRENG..JRENG.....aku pake buat maen game uler-uleran cuy!!!

Hmmm...jaman-jaman SMP kan masih sedikit yang punya HP jadi emang jarang dipake buat sms or nelepon, cuma aku yang emang penget banget nget nget punya HP (keliatan keren cuy!). Si 3310 inih sangat amatlah tahan banting, bener-bener tahan kalau dibanting dan emang udah berkali-kali dibanting. Eh maksudnya pernah berkali-kali jatuh dari ketinggian terus PYARR, keluar semua deh isinya hehe. Tapi hebatnya, si 3310 ini gak pernah ngadat sama sekali ;) So, aku sayang banget nih ma si 3310, tak pernah mau kujual. Akhirnya memang berakhir di tangan sanak keluarga dengan kondisi masih oce lho...
------------------------------------------------------------------------------------------------

Ceritanya sih kabita (kepengen) pengen punya HP yang ada warnanya alias polikrom, bukan monokrom lagih hehe..Udah cukup cerita konyolku bersama si 3310. Bersama dengan ini, kubuat proposal yang langsung ditujukan pada ibunda tercinta yang berisi tentang permintaan pembelian HP baru nyang ada warnanya PLUS ada kameranya :D . Maklumlah namanya juga Anak Baru Gede, maunya banyak tapi bosennya cepet wakwak.

Lahirlah Nokia 3220 di tanganku dengan selamat, dengan body warna merah kinclong ditambah lampu-lampu disco yang ada disampingnya, menambah nilai estetika hoalah ngocol wae ih!! Horeee,,,punya HP berkamera cuy..sapaa nyang mau difotoo???Hmm...sayangnya saat itu, aku belum jadi bocah narsis binti kesemsem di depan kamera. Jadi tuh yaa, yang aku foto pake HP baru tuh sampul-sampul komik terus aku jadiin wallpaper deh haikhaik. Segitu juga udah seneng lhoo..cuma gak ada MP3-nya nih, gak ada bluetooth and infrared juga, bijimane ane mu minta lagu neh??? jadi aku memanfaatkan fitur recorder aja buat ngerekam lagu-lagu yang aku suka haha khususnya lagu-lagu anime, langsung deh aku rekam dari tipi dengan hasil suara pas-pasan tapi lumayan juga hihi.

------------------------------------------------------------------------------------------------
Berawal dari sebuah ketakutan akan rusaknya si 3220 ini, maka ibundaku tercinta memintaku untuk ganti HP saja sebelum rusak wakwak. Aku sih seneng-seneng aja gitu lho. Dengan semangat 45, aku ngintip-ngintip model-model HP di majalah khusus HP. Lirik sana lirik sini, pastinya lirik harganya juga plus fitur-fiturnya juga. Kali ini beli HP-nya pake sistem nanem saham euy, intina mah patungan hihi. Keputusan terakhir disertai ketok palu, terpilihlah Nokia 5200 'merah'. Pemegang saham HP ini terdiri dari aku sendiri, adikku tercintah dan ibundaku tercintah. Well, babeh hanya menjadi pemandu sorak saja haha.

Si 5200 ini punya kembaran, yaitu si 5300 express music. Mengapa aku memilih si 5200? tentu saja karena harganya lebih murah ketimbang si 5300 :D. maklum karena doku terbatas dan karena ini pake sistem saham ahaha gaya banged deh. Naaahh, kali ini ada infrarednya cuy!! gigi biru juga ada (baca: bluetooth). Lumayan deh, paling gak aku bisa minta-minta lagu, gak perlu dengerin lagu beserta kresek-kresek suara gajebo lagi. Kali ini juga kameranya bukan cuma buat motret tokoh kartun di komik doank, tapi udah dipake buat ngejepret wajahku yg sok imud ini hihi.
------------------------------------------------------------------------------------------------

Berhubung karena penyakit bosanku lagi kumat binti akut, jadi saja aku kepengen ganti HP lagi. Bused dah ni anak gak ada bosen-bosennya pa yak ganti-ganti HP mulu!! haha itu hanya kata hati saia sendiri saja. Yupp, dengan berbekal uang tabungan sendiri (ceileh), jadilah saia menyatroni Nokia Center. Milih milih dipilih dipiliiih...tiba-tiba jantung saia berdetak kencang menari-nari ke kanan dan ke kiri. Oh rupanya aku jatuh cinta pada pandangan pertama...aku jatuh cinta pada si Nokia 5310 yang mejeng-mejeng di meja etalase. Ooohh,,makin cinta karena tersedia warna biruu.
Oooooh tidaaakkk, ternyata bin ternyata si 5310 hanya tersedia untuk versi BLACK saja dan ituuu harganya lebih yahud dan tentu sajoo duidku ndak cukuup . okey okeey tenaaaang mari kita cari di tempat lain. Ooooohhh rupanya jodoh tak lari kemana..si 5310 memang sudah berjodoh denganku cihuy..5310 BLUE ini kini jadi milikku HAHAHAHA (maklampirabisdeh!!). Nyang inih modelnya lebih TOP lageee...MP3 so pasti ada, gigi biru juga ada lhoooo, cuman infrared-nya jadi gak ada haha. Model lebih slim, oke deh ;)
------------------------------------------------------------------------------------------------

Sedih rasanya melihat si 5310 sakit dan harus rawat inap di Nokia Center, tentunya bakal keluar doku deh. Gak papa deh, demi si 5310. Atas usulan ibunda, aku memutuskan untuk mengikhlaskan si 5310 ke tangan mas-mas konter alias dijual. Hiks..sedih siii tapi daripada keluar doku mulu buat biaya berobat si 5310. Okelah, saatnya berpaling ke lain hati.

Berhubung duid terbatas, yah,,mari kita cari HP dengan harga terjangkau. Setelah di intip-intip beberapa HP Nokia yang berjejer, aku memutuskan untuk ngambil si 2730. Di lihat dari model okelah, harga lumayan terjangkau, sipp deh. Naaahh, HP baru lagi deh haha. Hanya saja si 2730 ini kurang berjodoh denganku. Sedih rasanya karena si 2730 dipinjem copet terus gak dibalikin lagi (yaiyalah!!)..HUAAAA...ntu si 2730 belon juga seumur jagung eeehh malah raib dipinjem copet. Oalah kesian bener nasibmu nak :'(
------------------------------------------------------------------------------------------------

Aku berharap dan berdoa semogaaa ini HP kga ilang lagi. Yapp, setelah tragedi hilangnya si 2730, maka lahirlah Nokia 5130 BLUE. Kali ini aku gak mau kecolongan lagih huh!! Hmmm...aku cukup puas dengan pilihanku kali ini. Model 5130 yang manis, tak terlalu besar dan pastinya ekonomis hehe. Sayang banget dah ma ni HP. Tak akan kubiarkan ada tangan-tangan jahil yang menyentuh si 5310.
Kalau dipikir-pikir dan dikaji ulang, sejak pertama kali punya HP sampai sekarang, aku selalu memilih Nokia sebagai merk andalanku. Aku tak pernah pindah ke lain hati karena aku sudah sangat luar biasa terbiasanya dengan serba serbi Nokia, mulai dari tombol-tombolnya dan fitur-fiturnya.Maknyoshdeh!! ------------------------------------------------------------------------------------------------

Inilah kisahku bersama beberapa Nokia yang begitu setia menemaniku kemanapun dan kapanpun....Ini ceritaku, apa ceritamu? (Indomie kaleeeeeeee!)

Yuk Mariii :)
readmore »»  

21 Jul 2011

Sungai bukanlah tempat sampah

Postinganku kali ini singkat saja *malem-malem ide terbatas*
Setiap hari aku melewati sebuah jembatan yang di bawahnya terdapat sungai yang cukup lebar. Sempat kubayangkan jika sungai ini dalam keadaan bersih, maka bisa jadi objek wisata, mungkin bisa juga main bebek-bebekan hehe..tapi kenyataannya jauh dai maen bebek-bebekan atau perahu-perahuan..

Aku sama sekali tidak melihat adanya sungai sebagai objek wisata atau paling tidak objek cuci mata deh. Aku justru melihat pemandangan menyedihkan dan cenderung miris!
Andai sungai itu bisa bicara, dia pasti menangis karena tak ada yang memperhatikan hingga ia dipenuhi dengan sampah-sampah.

Suatu hari saat aku melewati jembatan itu di pagi hari, sungai itu tampak seperti sebuah pulau ketimbang disebut sungai...why? lihat saja penampakannya di bawah ini..

Beberapa hari kemudian, aku melihat sungai yang bak pulau baru itu telah menjadi sungai kembali. Pertanyaannya adalah...apa ada yang membersihkan sungai itu ataukah sampah-sampahnya tenggelam??atau sampahnya terbawa arus??seperti inilah penampakannya..

Hmmm...ada lagi yang menarik nih, setiap aku melihat sungai itu, pasti ada beberapa perahu beserta nelayannya yang berada di tengah tumpukan sampah-sampah itu. Aku tak tahu apa yang dilakukannya, mungkin mencari sesuatu yang masih bisa dipakai atau mungkin juga memebersihkannya??wow bangetss kalau memang sedang membersihkan sampah-sampah itu.

Well,,aku tak bisa bilang apa-apa karena aku juga tak berbuat apa-apa..aku hanya kasihan melihat sungai yang tak lagi mengalir karena terhambat oleh sampah dan airnya yang sudah penuh limbah...tak tega juga melihat orang-orang yang berada di tengah lautan sampah itu...begitu pentingnya kita menjaga alam dan betapa berharganya alam kita..sungai bukanlah tempat sampah...

Yuk Mariii....(-o-)
readmore »»  

10 Jul 2011

Rame-rame ke "Situ Patengan"

Life is Adventure!!
Sabtu, 9 Juli 2001 kemarin, aku dapat kejutan luar biasa dari sahabat-sahabat dan orang terdekatku hihi..mereka semua datang dari Bogor City ke rumahku di Bandung *.*. Aku tak bisa bilang apapun kecuali "SENAAAAAAAAAAANG"...Selamat datang Mas Yuz, selamat datang Sugeng, Niken, Danang, Firda, Hapsya...Selamat datang semuaaaaaaaaaa :D


Awalnya kami bingung mau piknik kemana nih..searching dulu tempat-tempat wisata di daerah Bandung yang gak terlalu jauh dan pastinya terjangkau kantong masing-masing hehe. Berdasarkan suara terbanyak, tempat wisata yang akan kami satroni(kayak maling), yaitu Maribaya, semacam taman plus curug alias aer terjun hehe. Berhubung sobat-sobatku plus si 'bapuk' nyampenya sebelum subuh, jadi pada istirahat dulu, menikmati teh hangat dan beberapa cemilan sederhana hehe. Itung-itung mengembalikan energi yang hilang selama perjalanan ke Bandung (lebay).

Energi udah terisi FULL, saatnya petualangan dimulai!!YAY!!
Kami pergi berdelapan, ditambah adikku tercinta yang ikut nyempil hihi..Di tengah perjalanan, tujuan pun berubah. Kami memutuskan untuk wisata ke ciwidey, disana ada kawah putih. Aku sih udah pernah kesana, memang indah dan bau belerang yang suangat menyengat -,-"
Emang dasar jiwa model sih, jadi susah lepas dari kamera (padahal cuma kamera HP). Di tengah perjalanan, kami berhenti sejenak untuk berfoto ria dengan latar belakang pegunungan dan hamparan sawah dan kebun (Muaknyosh). 1...2...3...CKREK!! Begitulah kami, tak bisa lepas dari berpose di depan kamera. ACTION!!

Perjalanan dilanjutkan, masih jauh nih!! sambil menikmati perjalanan, kami asik bercanda saja, ketawa-ketawa, jungkir balik, tonjok-tonjokan, pukul-pukulan, prosotan (lho???)...hahaha cukup bercanda dan tertawa-tawa kompak saja kok, tim paduan suara aja kalah kompak ama kita hahaha.

Nyampe juga di Ciwidey, satu tahap yang musti kami lewati yaituuu...."cek harga". Haha maklumlah, kami menganut paham "ngirit", cek harga tiket masuk dulu sebelum melaju hihi. Ternyata punya ternyata, harga tiket masuk kurang cocok dengan kondisi kantong kami yang lumayan udah kering hehe (mau piknik kok pas kere). Akhirnya kami memutuskan ganti tempat wisata hehe. Brrrrmmmmm....mobil melaju kencang hihi...

Pilihan tempat wisata berikutnya yaitu outbond...hmmm...cek harga lagi yuuukk hehe...Ternyataaa lumayan terjangkau nih hehe tapiiii rupanya kami kurang sreg (oalaah maunya apa si kita haha). Tancap gas lagi deh hihi....Hmm..kira-kira perjalanan ini bakalah berakhir dimana ya?

Jiwa model pun belum lepas nih, lagi-lagi kami berhenti sejenak untuk berpose di atas batu GEDE tepat di depan kawasan wisata Situ Patengan. Tempat inilah yang akhirnya kami pilih karena cocok dengan kondisi kantong hehe (berasa melarat banget!). Foto sana, foto sini, gaya doooonk....bergaya di atas batu GEDE emang asuuiiiikkk cuuuuy..Abis foto-foto langsung masuk yuuuk.

Situ Patengan atau Situ Patenggang berasal dari Bahasa Sunda, Situ berarti danau, Patengan berasal dari kata pateang-teangan yang artinya saling mencari. Konon katanya, ada seorang pangeran bernama Raden Indrajaya dan putri bernama Dewi Rengganis yang saling mencintai, Namun karena keadaan, mereka pun berpisah. Keduanya dilanda kesedihan, sampai-sampai air mata mereka berdua pun menggenang hingga membentuk danau (percaya gak???).

Pada akhirnya,karena sudah saling cinta dan saling mencari, mereka berdua bertemu kembali di sebuah batu yang kini bernama batu cinta (wow). Dewi Rengganis meminta sang pangeran membuat sebuah pulau dan perahu untuk mereka berdua mengelilingi pulau. Perahu tersebut kemudian berubah menjadi pulau yang kini dinamakan pulau Asmara/Sasaka (ceileh). Begitulah kira-kira sejarah singkat Situ Patengan.

Kami juga pengen donk nyobain naek perahu dan berkunjung ke pulau yang ada di tengah danau. Wuuuiiihhh asik banget. Kali ini kami berdelapan naik perahu dan mendayung sendiri, tanpa harus menggunakan pemandu hihi. Kalian mesti coba nih hehe..paling enak naik perahu sambil baca komik nih haha :)) tentunya tak lupa berfoto donk.
Sesampainya di pulau, kami langsung disuguhi batu cinta yang berdiri tegak di depan kami hehe. Widiiih batu cinta euy...ini batu jadi saksi bisu kisah cinta Raden Indrajaya dan putri Dewi Rengganis (prikitiiiwww).

Lagi-lagi kami berfoto dulu, jalan-jalan naik ke atas bukit. Aku melihat hamparan kebun nan indah dan danau lengkap dengan pegunungan wiiiihh segarnya mata ini (alay). Pastinya aku melihat lukisan Tuhan ini bersama dengan 'dia' haha...sambil asik ngobrol, ngoceh sana ngoceh sini plus-plus dia merangkap jadi fotografer, pastinya modelnya aku donk haha (penindasan).
Pulangnya,kami naik perahu lagi, dayung lagiii...sempet juga nih dayungnya nyemplung ke danau haha..akhirnya, kita dapet misi baru, ngejar-ngejar dayung haha..bolehlah..Hal yang paling asik memang berkumpul bersama sahabat-sahabat, refreshing sebentar lalu esok bisa kembali beraktifitas dengan semangat ;)

Pertemuan bersama sahabat yang hanya kurang dari 24 jam sangat membuatku senang bukan main hehe...Terima kasih mas Yuz,,,Terima kasih Sahabat-sahabatku...Aku sayang kalian :)..Tunggu petualangan kami selanjutnya ;)

Yuk Mariii :D
readmore »»