9 Sep 2011

Kekurangan Oksigen di Dalam Bus!!

Perlu diingat bahwa saya tidak punya riwayat penyakit asma atau sesak nafas, tapiii kali ini, sungguh kali ini saya sedikit2 bisa merasakan susahnya bernafas. Wow di mana tuh???

Jawabannya...di dalam bus cuy!!!

Ceritanya begini *benerin kacatama yg melorot nyampe idung*...saya baru pulang kerja. Seperti biasa, saya nunggu cowok bis lewat di halte. Dak dik duk dak dik duk jantung saya masih berdetak normal kok hehhe #intermezo. Tak lama setelah saya lama berdiri sambil sesekali nyender di tiang halte, datanglah pangeran bis yang sedari tadi saya tunggu itu dan ternyataaa.......WOWOWOWOWWW....itu bis gak kurang penuh apa yak???!!!

Hanya sebuah ilustrasi belaka

Okey, saya memang sudah biasa melihat bis biru itu penuh sesak jadi saya tak terkezut lagi. Saya pun masuk ke dalam bis dan mencoba mencari tempat berdiri yang PW (Posisi Wenak). Hmmm...mencoba mendalami suasana dan kondisi di dalam bis yang kupikir sudah overload. Pertama yang kurasa adalaaahhh....PANAAAAAAASSSS GERAAAAHHH........

Baiklah, jika bis biru lucu imud dan menggemaskan itu dalam keadaan normal dan sehat walafiat, seharusnya dilengkapi dengan AC *terkadang saya malah kedinginan jika naik bis itu*, tapi kali iniii saya tidak tahu apakah AC-nya mati atau tetap menyala tapi tak mempan karena jumlah penumpang yang aduhai. Satu-satunya tempat masuknya udara segar hanyalah pintu yang memang sengaja dibuka *biasanya ditutup*.

Okeh, saya sangat-sangat berusaha mendapatkan angin sepoi-sepoi yang masuk lewat pintu, berharap saya gak tiba-tiba kena asma. Huuuuuffftttt....derita bocah pendek, pintunya ketutupan sama penumpang lain yang badannya lebih tinggi dari saya huaaaa T.T. Ingin rasanya bilang "WOOOYY,,,PUNTEEENNN,,,,ANE BUTUH OKSIGEEENNN NEEEEHHH!!!"

Yak, mau tidak mau, saya harus bertahan hingga pemberhentian terakhir karena memang saya turunnya di halte terakhir hiks. Tapi tapi tapi tapiiiiiiii tiba-tiba ada yang tidak beres dengan badan saya. Rasanya lemas pengen pingsan wooooyyy. Help help saya butuh tempat duduk *nyatanya tempat duduk penuh >,<*

Baiklaaah, cari akal cari akal, puteeerrr otaaakkk...Okey, biasanya saya tidak pernah nyerobot tempat duduk, tapi daripada pingsan terus nyusahin orang, saya minta seorang ibu-ibu geser sedikit biar saya bisa duduk walaupun tempatnya saencret. Huffftt,,,lumayan lega.

Eits, belum selesai rupanya. Berdiri pengen pingsan, duduk malah kesemutaaann AAARRRGGHHH....ini kesemutan paling parah sejak zaman rezim Hitler #lupakan. Kesemutan akut ini membuat tangan saya kakuuu, gak bisa gerak sama sekali.. Hmmmm kalau dipikir-pikir kayak kena stroke dadakan hiiiiiikkkkssss..

Baik, saya mencoba tenang..ini hanya kesemutan, rileks, rentangkan tangan, saya mencoba serileks mungkin. Tunggu beberapa menit. Semoga sebelum sampai tujuan, tangan saya sudah bisa gerak lagi. Ya Allah, apa gara-gara saya minta geser tempat duduk seorang ibu-ibu, tangan saya jadi kena stroke dadakan T.T *semoga tidak*.
................................................

Alhamdulillah, tangan saya yang imut-imut ini perlahan kembali normal :). Setelah turun dari bis, saya langsung beli minuman penyegar dahaga. Memang rasanya kepala ini muter-muter padahal saya gak lagi naik komedi puter. Hmm...secara ilmiah, apakah kondisi tubuh saya lagi gak fit? atau memang karena kekurangan oksigen? Atau peredaran darah tak lancar? Saya tak tahu hehe..coba tanyakan pada dokter terdekat :), tapi yang pasti, itu adalah kesemutan terparah yang pernah saya alami. Semoga tidak terjadi lagi. Amin.

Yuk Mariii ^__^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

was wes wos...^^