30 Jan 2012

Getar-getar Wisuda : Beneran Menggetarkan

Ayeeeeeee.....Ca Ya mau nulis lagi, yah! *Banci Giveaway*

Perihal tulisan Mba Nurmayanti Zain yang judulnya "Getar-getar Wisuda", benar-benar membuatku bergetar. Aku juga pernah ngerasain yang namanya wisuda dan itu adalah momen spesial yang gak bakal pernah aku lupain. Catet!

Ketika tiba saatnya wisuda, tiba juga saat ratusan mahasiswa mendengar dan mengetahui prestasi yang kita raih, entah itu "Sangat Memuaskan" atau "Cum Laude" atau gak disebutin predikatnya hehe. Terbayang gemuruh tepuk tangan audiens yang menggema dan menggetarkan aula. Wih, makin bergetar hatiku hehe.

Dalam hatiku, aku pernah berharap bahwa saat aku wisuda, aku ingin Bapak, Ibu dan Adikku datang melihat anak cewek yang paling abstrak ini di wisuda dan mengenakan toga heu. tenang, sudah terjawab kok.

Aku sudah di wisuda pada tahun 2010, tepatnya 20-10-2010 hehe nomer cantik. Hasilnya memang gak mencapai "Cum Laude". Padahal berharap banget ada suara-suara goib yang berkata..

Lampiran I surat keputusan rektor no.1344/H4/P/2010 tanggal 15 maret 2011 tentang lulusan terbaik tingkat universitas program sarjana pada wisuda periode III tahun akademik 2010/2011. Fakultas Eksakta. Nurmayanti Zain D41107052. Lama studi 3 tahun 3 bulan. Predikat kelulusan Cum Laude.

Ahahaha ups, itu bukan diriku, tapi Mba Nurmayanti Zain ekekeke. Yah, pengennya sih kayak gitu tapi tak apalah, dapat predikat "Sangat Memuaskan" juga sudah cukup buatku. Yang lebih penting, mudah-mudahan ilmu yang di dapat, bermanfaat untuk kita semua AMIN.


Hal menyenangkan lainnya adalah, bisa bersilaturahim dengan orang tua para sahabat dan teman-teman hehe..biar lebih akrab aja gituu. Kapan lagi bisa berkumpul dengan teman, sahabat, dosen, lengkap dengan orang tua hehe.


Yuk Mariii




"Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway Kemilau Cahaya Emas yang diselenggarakan oleh Nurmayanti Zain"
readmore »»  

(Tak Mungkin) Kembali ke Perut Ibu

Aloha

Ca Ya kembali menghibur kalian lewat tulisan heu. Kali ini, aku mau iseng ah ikutan giveaway-nya mba Una. Sebelumnya, aku juga ikutan giveaway pertamanya mba Una tapi belum beruntung hihi. Well, aku puas banget karena bisa ngeluarin unek-unek ngaco seputar "make up" haha lupakan.

"Ca Ya, ayo ikutan Giveaway keduakuuuu..hadiahnye keren, lhooo!"

"APA?? Giveaway?? mau dooonk...haaaaaaa..tatap mataku Mba Unaaa..."

Abaikan dialog di atas wkwk. Yak, tema giveaway kali ini adalah "Ingin ke mana?" Aduh, jangan sampai deh bingung nyari alamat kayak Ayu Ting-ting hewhew.

Judul yang kuambil adalah "(Tak Mungkin) Kembali ke Perut Ibu"

Tenang aja, gak ada modus galau di sini. Kira-kira, kalau misal kamu pernah melakukan kesalahan, apa yang kamu rasakan? pasti menyesal hehe. Malah kadang aku denger orang ngomong "Pengen dilahirkan kembali untuk menebus kesalahanku" atau kadang ada orang emosi ngomong "Balik lagi aja kamu ke perut emakmu!!". Sudah..sudah, jangan emosi hehe.

Jelas sangat tidak mungkin jika kita ingin kembali dilahirkan atau memundurkan waktu dan kembali ke perut ibu. Pernahkan kamu mendengar kata "Reinkarnasi"?

Menurut om Wiki, Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan bahwa seseorang itu akan mati dan dilahirkan kembali dalam bentuk kehidupan lain. Oke, itu hanya sebuah kepercayaan. Dan kepercayaan itu pun menyebutkan bahwa seseorang yang mati akan dilahirkan kembali dalam bentuk "kehidupan lain". Artinya, tetap bukan sebagai diri sendiri.

Kadang, aku berpikir, aku merasa dosaku sudah segudang dan ceritanya bingung, cenderung depresi, gimana caranya dosa-dosaku terhapus. Terpikirlah kata-kata, "Andai saja aku bisa kembali ke perut ibu dan dilahirkan kembali, kembali menjadi bayi yang suci.". Ya, aku ingin pergi ke perut ibu.

HAHAHAHA...ngakak guling-guling. Terus, kalau kembali jadi bayi yang suci binti lucu, lalu menghadapi kehidupan yang sama, apa iya aku bakal lolos dari dosa yang sebelumnya gak seharusnya dilakukan?? Kalau kembali jadi bayi, ya ingatan kita juga kembali jadi bayi donk, ya gak? Oke, ini pikiran bodoh.

Waktu gak akan bergerak mundur, kawan. Iya, aku juga tahu itu. Kita juga gak akan menyusut kayak Conan Edogawa akibat minum APTX4869 terus jadi kecil unyu-unyu. Kita juga gak mungkin mengubah kondisi masa lalu dengan menggunakan mesin waktunya Doraemon. 

Meski ada desas-desus tentang mesin waktu, ayolah mikirnya rasional aja deh hehe. Ya daripada capek-capek mikir gimana caranya bikin mesin waktu atau ingin mengubah/melihat kejadian-kejadian penting di masa lalu atau apa yang akan terjadi di masa mendatang, mending juga berpikir rasional aja untuk tetap melihat ke depan. 

Semua yang terjadi di masa lalu adalah sejarah dan semua yang akan terjadi di masa mendatang itu adalah rahasia. Sudah tak mungkin kembali ke perut ibu, yang mungkin adalah kembali ke pada-Nya. 

Aku sayang ibu pokoknya. Masa aku pengen ke perut ibu lagi setelah ibu mempertaruhkan nyawa saat melahirkan aku. 




SEMANGAAAAAAAAATTTT!!!!

Yuk Mariii

Photobucket
Tulisan ini diikutsertakan pada Giveaway Mba Una-"Ingin ke mana?"
readmore »»  

29 Jan 2012

Kesan-kesanku Tentang #15HariNgeblogFF

Yuhuuuuuuuuuuuu Ca Ya datang kembali untuk menghibur kalian semuaaaaaaaaa huahahhaha


Ehem, to the point aja yah.

Kira-kira sekitar dua atau tiga minggu lalu, aku nemuin sesuatu yang unik di Twitter. Cieee sekarang eksis di Twitter nih yeee. Gak sih, jarang. Nanya jawab sendiri haha. Jadi, ceritanya, aku nemuin hastag  #15HariNgeblogFF. So, naon eta???


Dalam dunia tulis menulis, ada banyak jenis tulisan. Ada cerpen, cerbung, novel dll. Nah, ada juga yang namanya Flash Fiction. Jenis tulisan ini lebih pendek daripada cerpen, kira-kira hanya sekitar 500-an kata saja heu. Sebenarnya bisa lebih, tapi kebanyakan sih segitu aja. Nah, jadi #15HariNgeblogFF adalah event di mana kita dituntut untuk menulis FF(Flash Fiction) selama 15 hari dengan topik yang sudah ditentukan.

Event ini diprakarsai oleh @WangiMS dan @momo_DM. Setiap hari, kita dilempar judul yang ehem banyak galaunya haha. Temen-temen bisa lihat di blog archive Ca Ya hehe. Jadi, kalau misal ada judul "Aku Benci Kamu Hari Ini" atau "Inilah Aku, Tanpamu" dan berbagai macam judul galau lainnya, itu bukan buatanku hiks.

<--- @WangiMS

<--- @momo_DM

Well, seru banget lho, bisa update blog tiap hari lalalala~

Emmm..tapi emang dasar akunya ga yahud kalo bikin FF penggalauan, jadi, meski judulnya terlihat galau, ceritanya tetap saja abstrak haha. 

Bikin FF juga ternyata merangsang otak buat dapet ide secara spontan haha. Biasanya kan, kita suka susaaaaaaaaaaahhhh banget banget dapet ide. Nah, ikutan event ini ternyata bikin ideku muncul secara tiba-tiba, itu juga setelah disuruh dulu siiih heu.

Dan ternyata, dari 15 FF yang kubuat selama 15 hari, FF dengan judul "SAH!!!" menjadi FF favorit pilihan pemirsa (pura-puranya gitu biar keren :D). Bisa dibaca langsung di sini.

Walaupun FF yang kubuat semuanya abstrak, tapi cukup bikin aku nyengir pas baca ulang ihi ihi. Mudah-mudahan, ada lagi deh event macam gini dengan aroma yang berbeda uhuy!!

Semangat nulis, semangat berkarya, semangat juara!!

Yuk Mariii



readmore »»  

28 Jan 2012

The Power of Internet

Kapan ya pertama kali aku kenal internet?

Jawabannya sudah lama, tapi baru akhir-akhir ini bisa memultifungsikan internet untuk beberapa hal.

Kugunakan internet untuk mencari informasi seputar tugas-tugas sekolah (sekarang kuliah).
Kugunakan internet untuk mencari teman baru di situs jejaring sosial dan sejujurnya ingin ikut-ikutan gaul heu. 
Kugunakan internet untuk menyalurkan hobi terpendamku. Oke, bukan bakat terpendam hihi.

Hobiku menulis. Kalau mau menulis, ya tinggal ambil buku dan pensil, lalu mulailah menulis. Selesai. Setelah itu, mau diapakan tulisannya? disimpan sampai rayap kenyang memakan buku-bukuku? atau mau disimpan hingga aku menyesal suatu hari nanti karena tidak sempat mencoba untuk "memperlihatkan" karyamu pada banyak orang? 

Dalam hal ini, aku butuh internet. Kenapa? kalau suka nulis, buat saja buku lalu kirim ke penerbit dan jadilah karyamu dikenal banyak orang. 

Kalau kasusnya semudah itu, gak bakal ada penulis yang nanggis karena karyanya ditolak penerbit hehe. Atau  gak bakal ada kasus penulis Indonesia yang karyanya ditolak berkali-kali di penerbit lokal dan malah karyanya diterima di penerbit luar. Hebat. WoW.

Bagi yang suka menulis dan masih pemula seperti aku, butuh banget media yang dapat digunakan sebagai tempat belajar, tempat mengasah kemampuan, tempat menambah jam terbang, tempat dapat cercaan, tempat dapat kritikan dan juga saran. Makanya, aku butuh internet.

Semua keinginan dan mimpiku itu telah membuat blog ini lahir. Blog Ca Ya ini lahir pada bulan Maret tahun 2010 dan memang baru sangat aktif pada awal tahun 2011 karena tuntutan pendidikan yang tidak bisa diganggu gugat.

Tanpa internet, blog-ku tak akan lahir. Tanpa internet, mungkin buku-bukuku sudah dimakan rayap dan isinya pun lupa, tanpa sempat kutulis ulang.

Blog ini adalah awal dari segalanya. Blog ini juga telah membuat akun Facebook-ku menjadi multifungsi. Kini, aku bisa belajar banyak dan gratis dari Facebook. Aku bisa belajar nge-blog, belajar nulis, tahu seluk beluk tentang menulis, bisa menambah jam terbang dengan ikut beberapa projek nulis dan iseng ikutan lomba, dan pastinya sekalian eksis :D

Eksis dengan tujuan baik, kan lebih menyenangkan, ketimbang hanya ingin eksis tanpa tujuan apa-apa. Yah, beginilah caraku buat sedikit agak eksis.

setelah berada di grup ini, maka kalian akan merasakan sensasi keblenger :D

Kancut Keblenger. Cukup unik untuk sebuah nama grup. Ini adalah grup blogger asuhan jeng @irvinalioni yang senantiasa memberikan asupan ilmu hitam dan putih seputar blog haha. Blog ini selalu ramai setiap harinya. Setiap anggota yang pastinya seorang blogger, memiliki kemampuan dan ciri khasnya masing-masing. Ada yang pintar gambar, pintar membuat cerpen, puisi, cerbung, cerlu (cerita lucu), pintar ngegombal, galau, stres dll. Banyak juga blogger-blogger anggota Kancut yang pernah memenangi beberapa kompetisi bergengsi. So, jelas sekali kalau banyak blogger-blogger hebat disini, termasuk empunya hihi.

kuliah onlen ceritanya :D

Indonesian Writers University (IWU). Sebuah lembaga pendidikan non-formal yang diprakarsai oleh Sensei Suyatna Pamungkas. Emm...beliau ini seorang penulis, gak usah aku hitung lagi berapa ratus karya yang sudah beliau tulis. Kebetulan, aku salah satu mahasiswanya haha. Belajar membuat tulisan berkualitas dengan cara gra-tis. Maunya haha. Dan di sinilah para penulis pemula juga berkumpul untuk berlomba-lomba mengasah kemampuan. Asik!! sekalian eksis juga yoooo. Grup ini tak akan hidup tanpa internet.

jadi salah satu Official-nya. Keajaiban

Official of Indonesian Writers University, tempat dimana para official kampus berkumpul, mendiskusikan segala sesuatu demi kemajuan kampus online kita tercinta, berdiskusi seputar mennulis juga biar lebih akrab hehe. Aku pun dipercaya oleh empunya kampus untuk jadi salah satu makhluk Official kampus. Entah kenapa hal ini bisa terjadi. Pastinya, butuh internet juga untuk kami agar bisa berkomunikasi.

berlomba-lomba membuat cerpen di sini

Antologi Cerpen IWU. Ini adalah grup Antologi yang masih di bawah naungan Indonesian Writers University (IWU). Dan aku ditunjuk langsung sebagai penanggung jawab grup ini. Dan kemarin, baru saja aku menjalankan projek Antologi cerpen bertema "HIV/AIDS" di mana semua anggota yang telah terdaftar, ditantang untuk membuat cerpen dengan tema tersebut dan sekarang sudah di proses di salah satu penerbit indie dan tinggal menunggu hasilnya saja hehe. Doakan semoga sukses ya :) sembari ngeksis di dunia tulis-menulis. Semua ini tak akan terwujud tanpa internet.


blog IWU yoooo

Dan taraaaaaaaa...belum lengkap memang kalau IWU belum punya blog! eits, sekarang ada lhoo. Blog kece ini beralamat di http://kampusiwu.blogspot.com. Mampir ya^^. Gak mungkin ada blog ini kalau gak ada internet. ya gak :D

eksis terselubung :DD

Wahahaha, apalagikah itu??

Tiga grup di atas telah sukses membuatku membongkar-bongkar lagi tulisan-tulisan lamaku dan siap diselipin di antara karya-karya bagus lainnya di grup tersebut. Alhamdulillah sekali, dua di antara tiga grup tersebut sudah membuat karyaku nyempil di buku Antologi hihi. Eksis terselubung.
Spesifikasi kegunaan internet untukku ya seperti itu hihi. Berputar-putar antara blog dan sesi cerpen yang siap dikirim ke event-event hihi. Begitulah caraku eksis di dunia maya dengan memanfaatkan internet. banyak sekali cara untuk meraih ke-eksis-an dengan internet. Beginilah caraku, bagaimana denganmu?

Yuk Mariii ~..~



readmore »»  

26 Jan 2012

Menikahlah Denganku (#15HariNgeblogFF #15.2)

 <----- Juned

Juned melihat Anjari, si kembang desa sedang menyiram bunga di halaman rumahnya. Anjari menyiram bunga sambil bersiul riang gembira. Juned tersepona. Anjari biasa saja.


Juned menyapa Anjari dari luar pagar.
"Hai Anjari. Boleh kenalan?" sapa Juned.

Entah kesambet tuyul darimana, Juned mengajak kenalan, tapi sudah duluan manggil namanya. Bodoh. Anjari hanya mengangguk pelan sambil tersenyum. Juned mabuk kepayang menatap senyuman maut Anjari.

Keesokan harinya, Juned membawa seikat bunga yang dipetik dari rumahnya. Entah dari rumahnya atau rumah tetangganya alias nyolong. Hanya Tuhan yang tahu. Juned kembali menghampiri Anjari yang kini sedang memotong-motong dan merapikan tanaman hiasnya.

"Anjari, maukah kau menerima seikat bunga ini dariku?" Juned menggombal.
Anjari hanya mengangguk seperti biasa. Ia lalu menerima seikat bunga dari Juned, mencium aromanya sejenak, lalu Anjari batuk-batuk. Juned meringis sekaligus terpana melihat wajah Anjari yang ternyata aneh kalau lagi batuk.



Juned pulang dengan perasaan melayang. Selama perjalanan pulang, Juned melompat-lompat sambil bersiul mengikuti irama hatinya.

Juned tak mau ambil resiko "keduluan". Juned harus bergerak cepat. Ia berencana melamar Anjari. 

Keesokan harinya........

Juned mengenakan setelan jas sewaan, lengkap dengan bunga mawar bohongan di saku jasnya. Rambut dibuat tegak nyaingin tokoh Dragon Ball, sepatu pantovel kinclong hasil malak dari sobatnya, kaos kaki bekas kakaknya dan parfum dapet minta bapaknya. Model kere begini mau melamar cewek. Sungguh Teerrlaaaluuu.



Juned melangkah dengan pasti menuju rumah Anjari. Kebetulan, Anjari sedang duduk di teras. Juned tak mau basa-basi. Tancap gas.
"Anjari.." sapa Juned kalem.
Anjari membalas dengan senyum mautnya. Juned keburu kelepek-kelepek.

"Anjari, kau sungguh cantik hari ini." rayu Juned.
Anjari membalas dengan senyum mautnya kembali. Juned terkapar.

"Anjari, sungguh kau beruntung bila mau menerima pinanganku. Menikahlah denganku." pinta Juned kepedean.
Anjari membalas dengan senyum penuh tanda tanya. Antara ingin nolak dan ingin ngakak. Mana yang baik?

Tiba-tiba ibu Anjari menghampiri mereka.
Ibu Anjari hanya memberikan isyarat pada Anjari agar masuk ke dalam. Juned kelimpungan.

"Tante, saya kan sedang usaha nih." kata Juned berusaha menahan.
"Makanya tante hentikan sebelum terjadi perang antar kampung." jelas ibu Anjari.
"Loh kenapa tante?"
"Mau kamu ngelamar Anjari pake toa di depan kupingnya, dia gak bakal denger, wong Anjari tuli!"
Juned mangap. Angin sepoi-sepoi serasa begitu menjepit kupingnya. Bunganya pun layu. Kasihan Juned.



-FF terakhir hiks-

Yuk Mariii

  Tulisan abstrak ini diikutsertakan dalam event #15HariNgeblogFF @WangiMS dan @momo_DM

readmore »»  

SAH!!! (#15HariNgeblogFF #5.1)


Dua insan yang sudah terlalu dimabuk cinta ini sedang berusaha menjalani prosesi Ijab Qabul di sebuah masjid di pinggiran kota kembang. Si lelaki bernama Baharun dan si wanita bernama Masarun. Pasangan serasi. Serasi namanya.


Sayangnya, Baharun ketiban sial karena selalu diejek dengan sebutan Bahalul. Kenapa? Lihat cuplikannya..

"Saya terima nikahnya Masarun Binti Harahab dengan mas kawin segepok alat sholat di....." Baharun tak sempat melanjutkan Qabulnya.
"CUT!! SALAH!!" ucap sang penghulu.

Baharun sempat heran, ini sedang Ijab Qabul atau shooting sinetron. Harusnya Baharun menyebutkan "seperangkat alat sholat", bukan "segepok". Masarun justru ketawa-ketiwi melihat tingkah polah Baharun. Jelas saja.

"Ulangi lagi." suruh sang penghulu.
Baharun mengambil nafas dalam-dalam.
"Saya terima nikahnya Baharun dengan......." lagi-lagi Baharun tak sempat melanjutkan.
"CUT!!Kamu mau nikahin diri sendiri, hah??!!" sang penghulu agak emosi.

Para penonton cekikikan. Masarun nyaris ngakak. baharun lap keringet. Penulis guling-guling. Pembaca???



"Once again, okey!" sang penghulu mengeluarkan jurus bulenya.
Baharun mengambil nafas dalam-dalam dan beruntung tidak keluar dari belakang. Huft.
"Saya terima nikahnya Masarun Binti Zaenal harahab dengan mas kawin seperangkat alat sholat dibayar nyicil. ekekekeke." 

Apa perlu pakai tambahan "ekekeke" segala?

Para penonton yang notabene adalah keluarga kedua mempelai tidak bisa menahan tawa. Lepas. Masarun langsung ijin ke toilet. Mungkin mau buang air besar. Sang penghulu mangap, not responding. Baharun jadi makin keren. Entah ini film komedi atau bukan, tapi seluruh saksi spontan dan bersamaan menjawab SAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHH!!!!!!!!!

  <------ para penonton
  <------ Masarun ngacir ke toilet
  <------ sang penghulu not responding
  <------ Baharun jadi makin keren

Ngerti kan kenapa Baharun selalu diejek dengan sebutan Bahalul?

Sekian dan terima kasih.

Yuk Mariii

    Tulisan abstrak ini diikutsertakan dalam event #15HariNgeblogFF @WangiMS dan @momo_DM
readmore »»