26 Nov 2012

Tak Adakah Standarisasi 'Kenyamanan' Pada Sebuah Penjara?

Tiap kali mendengar kata penjara, hal pertama yang terlintas di pikiran saya adalah mengerikan. Hal lainnya, tidak nyaman, penuh penjahat dan lain-lain. Ada yang menyebut penjara adalah nerakanya dunia, tapi ada yang bilang juga surganya dunia.


Kenapa dikatakan surga?



Berita ini hanya dan hanya saya baca dan tonton di Indonesia saja, di mana ada puluhan bahkan mungkin ratusan koruptor yang dipenjara tapi hidupnya bak raja dan ratu negeri 100001 malam. Untuk yang wanita, ketika sudah bebas, wajahnya terlihat sangat bening dan sangat terurus. Saya berpikir bahwa beliau ini setiap minggu ke salon dan rutin menjalani SPA (di dalam atau di luar penjara). Mungkin saja, ya? 



Untuk yang Pria, ketika keluar dari penjara, perutnya lebih buncit dari sebelumnya. Saya berpikir bahwa beliau ini kebanyakan makan makanan berkolesterol. Makanan di penjara kan enak-enak. Katanya. Yak, cukup basa-basinya.



Artikel ini saya buat karena terinspirasi dari artikel VOA Indonesia berjudul 

Amnesty International: Sistem Penjara Mozambik Langgar HAM yang berisi Amnesty International mengatakan sistem penjara di Mozambik dililit berbagai masalah yang melanggar HAM seperti populasi berjubel.


Apapun yang terjadi, narapidana juga manusia, kan, ya? Bukan berarti kalau statusnya sudah menjadi narapidana lalu dia tak lagi memiliki Hak Asasi Manusia. Paling tidak, dia masih manusia. Kecuali kalau bukan manusia. 

Menurut saya, bukan hanya penjara Mozambik saja yang sudah melanggar HAM, beberapa penjara di pelosok dunia, termasuk Indonesia pun telah melanggar HAM. Beberapa di atantarnya:

1. Sebuah penjara di Colorado yang penuh tekanan. Para napi tidak diperbolehkan keluar dari sel tahanan. Kemungkinannya ada tiga, napinya stres, gila, atau mati bunuh diri. Jelas ini pelanggaran HAM.

2. Penjara di San Francisco yang juga tak kalah kejamnya. Para napi dilanda stres karena peraturan dari sipir penjara yang tidak membolehkan ada percakapan antar napi. Yang melanggar? Hajar! Kejam? BANGET! beruntung karena penjara sudah gulung tikar. Ini juga ditutup karena sudah melanggar HAM.

3. Penjara di New York. Banyak terjadi penyiksaan yang dilakukan penjaga penjara terhadap napi. Kemungkinannya juga tiga: stres, gila, bunuh diri. Melanggar HAM, kan, ya? 

4. Surga dan Neraka di dalam penjara Indonesia. Kenapa ada dua macam? seperti yang sudah dijelaskan di awal artikel, sepertinya, penjara di Indonesia itu pilih kasih antara si kaya dan si rakyat biasa. Bagi si kaya, penjara bisa sama dengan rumah mewah, tapi bagi si rakyat biasa?

dan masih banyak lagi penjara-penjara menyedihkan di luar sana :(

***

Saya pikir, perlu adanya standarisasi untuk setiap penjara di dunia. Yeah, paling tidak untuk di Indonesia saja dulu. Tentu saja standar ini berlaku untuk setiap yang mendapat kehormatan menyandang gelar narapidana, entah itu yang berduit atau tidak. Standar ini haruslah sudah include dengan tata tertib dan peraturan agar napi-napi terbiasa hidup disiplin. Memberikan efek jera memang perlu, tapi bukan dengan cara membantai napi. Cukuplah dengan terbatasnya ruang hidup si napi, yaitu hanya di dalam LAPAS saja.



Menurut saya, penjara bukan hanya dijadikan kurungan dan tempat pemberi efek jera bagi penghuninya, penjara bisa dijadikan sarana rehabilitasi psikologi dan pelatihan untuk menambah skill/kemampuan bagi para penghuninya sehingga ketika para napi sudah bebas, mereka sudah siap kembali menjalani kehidupan baru dengan bekal yang sudah ia bawa sebelumnya.

Selain tentang standar 'kenyamanan', perlu juga diperhatikan tentang batas maksimal penghuni Lembaga Permasyarakatan. Apa jadinya jika Lapas sudah terlalu banyak menampung napi? Ya, itu artinya makin meningkat saja kejahatan.

Dalam hal ini, saya bukannya kasihan pada napi yang jelas-jelas bersalah, tapi mereka juga berhak untuk mendapat pelayanan sewajarnya. Ya, sewajarnya itu bukan disiksa sampai mati, dikurung tanpa boleh keluar sel atau tak dikasih makan. 

Membuat sesuatu secara wajar, wajar jadi mendidik, mendidik membentuk pribadi yang kuat dan bermanfaat ;)



Yuk Mariii ~~



sumber gambar dan referensi

5 komentar:

  1. kenyamanan hanya untuk orang kaya saja

    BalasHapus
  2. kasihan ya kalo di penjara gak boleh ngomong

    BalasHapus
  3. great article, ada kok standarisasinya penjara untuk par koruptor. yang kita tau tuh salah satunya, di dalam penjara adanya fasilitas2 seperti kamar hotel jadinya :D

    BalasHapus
  4. wah tapi kalo penjaranya memfasilitasi jadinya nanti pada betah deh napi nya. terus banyak juga yang mau masuk penjara XD

    BalasHapus
  5. tapi jangan sampe deh kita masuk yang namanya penjara

    BalasHapus

was wes wos...^^