Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari November, 2012

Ketua DPR RI vs Ketua PPI Jerman: Seru Sekali!

Hari ini, secara kebetulan, saya melihat acara debat kusir antara Ketua DPR RI dan Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Jerman di acara Talk Show TV One. Yap, debatnya seru sekali. Materi diskusi pagi tadi tentang Kontroversi Kunjungan Kerja DPR yang memang selalu menjadi sorotan tajam masyarakat Indonesia.


Berikut ini akan saya paparkan beberapa poin yang sempat saya catat, tentunya juga yang membuat saya dan beberapa teman saya yang notabene bapak-bapak agak-agak ketawa dikit hihihi...
~.~
1. Pertama, saya langsung terkesima saking takjubnya ketika sang Ketua DPR berkata bahwa 'DPR itu adalah badan yang paling transparan di Indonesia'. Di balik itu, sang Ketua PPI Jerman mengatakan bahwa ia menginginkan agar DPR lebih transparan terhadap apa-apa saja yang dikerjakan oleh DPR dan paling tidak, ditulis dengan jelas di website DPR. Umm..barangkali sekalian diunggah di youtube saja kayak apa yang dilakukan Wakil Gubernur DKI kita yang tersohor heu.
Nah, apakah DPR sudah transpa…

Tak Adakah Standarisasi 'Kenyamanan' Pada Sebuah Penjara?

Tiap kali mendengar kata penjara, hal pertama yang terlintas di pikiran saya adalah mengerikan. Hal lainnya, tidak nyaman, penuh penjahat dan lain-lain. Ada yang menyebut penjara adalah nerakanya dunia, tapi ada yang bilang juga surganya dunia.

Kenapa dikatakan surga?


Berita ini hanya dan hanya saya baca dan tonton di Indonesia saja, di mana ada puluhan bahkan mungkin ratusan koruptor yang dipenjara tapi hidupnya bak raja dan ratu negeri 100001 malam. Untuk yang wanita, ketika sudah bebas, wajahnya terlihat sangat bening dan sangat terurus. Saya berpikir bahwa beliau ini setiap minggu ke salon dan rutin menjalani SPA (di dalam atau di luar penjara). Mungkin saja, ya? 


Untuk yang Pria, ketika keluar dari penjara, perutnya lebih buncit dari sebelumnya. Saya berpikir bahwa beliau ini kebanyakan makan makanan berkolesterol. Makanan di penjara kan enak-enak. Katanya. Yak, cukup basa-basinya.


Artikel ini saya buat karena terinspirasi dari artikel VOA Indonesia berjudul 
Amnesty International: Si…

Sengaja Nyontek atau Tidak Sengaja Nyontek?

Saat membaca artikel bertema pendidikan dari VOA Indonesia yang berjudul "Universitas Harvard Diguncang Skandal Nyontek" yang berisi Harvard yang angkuh itu kini berjuang mengatasi cela yang memalukan dalam catatan sejarah dan reputasi universitas itu. Cela itu terkait dengan skandal “nyontek” yang melibatkan sekitar 125 mahasiswa dalam mata kuliah pemerintahan,  aku langsung berdecak kagum. Kenapa kagum? yeah, karena berita ini muncul lantaran Harvard adalah Salah satu Universitas terbaik dan bergengsi di Dunia yang tentu saja jauh dari kata 'nyontek'.

Skandal ini akan jadi sangat memalukan jika dialami oleh Kampus favorit dunia seperti Harvard. Lalu bagaimana dengan Kampus-kampus di Indonesia? pernahkah mengalami skandal serupa?
Sampai sekarang, saya masih berstatus mahasiswa. Saya juga pernah jadi pelajar SD, SMP, dan SMA. Dan jangan ditanya soal contok-mencontek. Tidak bermaksud menjelek-jelekkan, tapi memang kenyataannya begitu. Ibu saya sendiri sangat, sangat,…

Pahlawan-pahlawan di sekitarku

Berhubung pahlawan-pahlawan pembela bangsa telah mendahului kita, jadinya aku mah mau membahas pahlawan-pahlawan di sekitarku saja. Kalau melihat kondisi negara saat ini, sosok pahlawan seperti tak kasat mata.

Dalam keluarga intiku, hanya bapakku saja yang kerja, tentunya itu sebelum aku kerja. Bapak yang memenuhi kebutuhan keluarga, tak hanya keluarga inti saja, tapi juga keluarga besarnya. Membiayai hidup, menyekolahkan anak-anaknya, kebutuhan makan sehari-hari, menyekolahkan ponakan-ponakan, membantu keluarga yang sekiranya perlu dibantu dll. Bapakku pahlawanku.

...

Jangan pernah berpikir kalau pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga itu cemen. Bangun lebih pagi dari yang lainnya, menyiapkan makan, membereskan rumah, masak lagi, beresin rumah lagi, dan seterusnya sampai waktu tidur malam tiba dan begitulah setiap hari. Seperti tak ada lelahnya seorang ibu begitu sabar dan semangat menyemangati anak-anaknya ke sekolah, menyiapkan bekal dan memarahi anaknya kalau pada nakal hehe. Ibuku p…

Guru, Pahlawan Pendidikan Indonesia

Guru menjadi salah satu bagian terpenting dalam hidup kita. Guru tidak semata-mata seseorang yang setiap hari mengajarkan anak-anak muridnya di depan kelas. Menghadapi kenakalan anak-anak dengan penuh kesabaran dan berusaha mendidik anak-anak muridnya agar kelak menjadi orang yang sukses dan berguna bagi bangsanya. 
Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa.
Setidaknya, seorang guru tak akan meminta kembali ilmu yang sudah diberikan pada kita. Betul? entah sudah berapa juta anak yang sudah dibekali ilmu oleh seorang guru. Presiden tak akan bisa memimpin negara tanpa andil seorang guru. Astronot tak akan menginjakkan kaki di bulan tanpa jasa guru, bahkan aku tak bisa mengetik artikel ini tanpa jasa guru.
Guru tidak hanya seseorang yang berdiri dan mengajar di depan kelas.
Ketika kita lahir, ibu adalah guru pertama yang kita kenal. Bagiku, semua ibu yang ada di dunia adalah guru. Ibu yang mengajarkanku berbicara, berjalan, berlari, membaca, menulis, menggambar dan masih banyak lagi pelajar…

Jadi Ceritanya Si Kacamata itu....

Jadi ceritanya aku lagi pengen ngetik-ngetik gaje. Jadi ceritanya aku lagi kepengen gogoleran di kasur sambil nonton pelm di lepi. Jadi ceritanya aku lagi males belajar buat UTS. Jadi ceritanya aku mau komik Conan terbaru pokoknya. Jadi ceritanya aku pengen maeeeeeeennn. Jadi ceritanya Si Kacamata itu.....
Kayaknya kalimat-kalimat di atas tidak berkesinambungan. Ah ya sudahlah, kan ceritanya temanya suka-suka gue muehehehehe.
Jadi ceritanya beberapa abad minggu lalu, kayaknya sih beberapa bulan lalu deh. Ceritanya aku punya rencana licik, mau sok sok bikin surprais gitu bcoz tgl 17 Oktober ntu Si Kacamata mau nambah tua. Kan kesian tuh udah mah nambah tua, keriput dll, masa ga dikasi ape-ape haha *becanda ah*. Awalnya belum kepikiran mau dikasi apa. Apakah ngasi gigi palsu, topeng wayang, buku Rama Shinta, bukunya Ayu Utami, Sekar Ayu Asmara, atau nyari action figure-nya wayang???
Astaga, makhluk cemana tu Si Kacamata???
Yap, dia termasuk golongan anti-mainstream sih ya heu, paling tid…