Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari Januari, 2012

Getar-getar Wisuda : Beneran Menggetarkan

Ayeeeeeee.....Ca Ya mau nulis lagi, yah! *Banci Giveaway*

Perihal tulisan Mba Nurmayanti Zain yang judulnya "Getar-getar Wisuda", benar-benar membuatku bergetar. Aku juga pernah ngerasain yang namanya wisuda dan itu adalah momen spesial yang gak bakal pernah aku lupain. Catet!
Ketika tiba saatnya wisuda, tiba juga saat ratusan mahasiswa mendengar dan mengetahui prestasi yang kita raih, entah itu "Sangat Memuaskan" atau "Cum Laude" atau gak disebutin predikatnya hehe. Terbayang gemuruh tepuk tangan audiens yang menggema dan menggetarkan aula. Wih, makin bergetar hatiku hehe.
Dalam hatiku, aku pernah berharap bahwa saat aku wisuda, aku ingin Bapak, Ibu dan Adikku datang melihat anak cewek yang paling abstrak ini di wisuda dan mengenakan toga heu. tenang, sudah terjawab kok.
Aku sudah di wisuda pada tahun 2010, tepatnya 20-10-2010 hehe nomer cantik. Hasilnya memang gak mencapai "Cum Laude". Padahal berharap banget ada suara-suara goib yang berkata..
Lam…

(Tak Mungkin) Kembali ke Perut Ibu

Aloha

Ca Ya kembali menghibur kalian lewat tulisan heu. Kali ini, aku mau iseng ah ikutan giveaway-nya mba Una. Sebelumnya, aku juga ikutan giveaway pertamanya mba Una tapi belum beruntung hihi. Well, aku puas banget karena bisa ngeluarin unek-unek ngaco seputar "make up" haha lupakan.

"Ca Ya, ayo ikutan Giveaway keduakuuuu..hadiahnye keren, lhooo!"
"APA?? Giveaway?? mau dooonk...haaaaaaa..tatap mataku Mba Unaaa..."

Abaikan dialog di atas wkwk. Yak, tema giveaway kali ini adalah "Ingin ke mana?" Aduh, jangan sampai deh bingung nyari alamat kayak Ayu Ting-ting hewhew.
Judul yang kuambil adalah "(Tak Mungkin) Kembali ke Perut Ibu"
Tenang aja, gak ada modus galau di sini. Kira-kira, kalau misal kamu pernah melakukan kesalahan, apa yang kamu rasakan? pasti menyesal hehe. Malah kadang aku denger orang ngomong "Pengen dilahirkan kembali untuk menebus kesalahanku" atau kadang ada orang emosi ngomong "Balik lagi aja kamu ke perut ema…

Kesan-kesanku Tentang #15HariNgeblogFF

Yuhuuuuuuuuuuuu Ca Ya datang kembali untuk menghibur kalian semuaaaaaaaaa huahahhaha

Ehem, to the point aja yah.
Kira-kira sekitar dua atau tiga minggu lalu, aku nemuin sesuatu yang unik di Twitter. Cieee sekarang eksis di Twitter nih yeee. Gak sih, jarang. Nanya jawab sendiri haha. Jadi, ceritanya, aku nemuin hastag  #15HariNgeblogFF. So, naon eta???
capture dari http://15haringeblogff.wordpress.com/
Dalam dunia tulis menulis, ada banyak jenis tulisan. Ada cerpen, cerbung, novel dll. Nah, ada juga yang namanya Flash Fiction. Jenis tulisan ini lebih pendek daripada cerpen, kira-kira hanya sekitar 500-an kata saja heu. Sebenarnya bisa lebih, tapi kebanyakan sih segitu aja. Nah, jadi #15HariNgeblogFF adalah event di mana kita dituntut untuk menulis FF(Flash Fiction) selama 15 hari dengan topik yang sudah ditentukan.
Event ini diprakarsai oleh @WangiMS dan @momo_DM. Setiap hari, kita dilempar judul yang ehem banyak galaunya haha. Temen-temen bisa lihat di blog archive Ca Ya hehe. Jadi, kalau …

The Power of Internet

Kapan ya pertama kali aku kenal internet?
Jawabannya sudah lama, tapi baru akhir-akhir ini bisa memultifungsikan internet untuk beberapa hal.
Kugunakan internet untuk mencari informasi seputar tugas-tugas sekolah (sekarang kuliah). Kugunakan internet untuk mencari teman baru di situs jejaring sosial dan sejujurnya ingin ikut-ikutan gaul heu.  Kugunakan internet untuk menyalurkan hobi terpendamku. Oke, bukan bakat terpendam hihi.
Hobiku menulis. Kalau mau menulis, ya tinggal ambil buku dan pensil, lalu mulailah menulis. Selesai. Setelah itu, mau diapakan tulisannya? disimpan sampai rayap kenyang memakan buku-bukuku? atau mau disimpan hingga aku menyesal suatu hari nanti karena tidak sempat mencoba untuk "memperlihatkan" karyamu pada banyak orang? 
Dalam hal ini, aku butuh internet. Kenapa? kalau suka nulis, buat saja buku lalu kirim ke penerbit dan jadilah karyamu dikenal banyak orang. 
Kalau kasusnya semudah itu, gak bakal ada penulis yang nanggis karena karyanya ditolak penerbit h…

Menikahlah Denganku (#15HariNgeblogFF #15.2)

<----- Juned
Juned melihat Anjari, si kembang desa sedang menyiram bunga di halaman rumahnya. Anjari menyiram bunga sambil bersiul riang gembira. Juned tersepona. Anjari biasa saja.

Juned menyapa Anjari dari luar pagar. "Hai Anjari. Boleh kenalan?" sapa Juned.
Entah kesambet tuyul darimana, Juned mengajak kenalan, tapi sudah duluan manggil namanya. Bodoh. Anjari hanya mengangguk pelan sambil tersenyum. Juned mabuk kepayang menatap senyuman maut Anjari.
Keesokan harinya, Juned membawa seikat bunga yang dipetik dari rumahnya. Entah dari rumahnya atau rumah tetangganya alias nyolong. Hanya Tuhan yang tahu. Juned kembali menghampiri Anjari yang kini sedang memotong-motong dan merapikan tanaman hiasnya.
"Anjari, maukah kau menerima seikat bunga ini dariku?" Juned menggombal. Anjari hanya mengangguk seperti biasa. Ia lalu menerima seikat bunga dari Juned, mencium aromanya sejenak, lalu Anjari batuk-batuk. Juned meringis sekaligus terpana melihat wajah Anjari yang ter…

SAH!!! (#15HariNgeblogFF #5.1)

Dua insan yang sudah terlalu dimabuk cinta ini sedang berusaha menjalani prosesi Ijab Qabul di sebuah masjid di pinggiran kota kembang. Si lelaki bernama Baharun dan si wanita bernama Masarun. Pasangan serasi. Serasi namanya.

Sayangnya, Baharun ketiban sial karena selalu diejek dengan sebutan Bahalul. Kenapa? Lihat cuplikannya..
"Saya terima nikahnya Masarun Binti Harahab dengan mas kawin segepok alat sholat di....." Baharun tak sempat melanjutkan Qabulnya. "CUT!! SALAH!!" ucap sang penghulu.
Baharun sempat heran, ini sedang Ijab Qabul atau shooting sinetron. Harusnya Baharun menyebutkan "seperangkat alat sholat", bukan "segepok". Masarun justru ketawa-ketiwi melihat tingkah polah Baharun. Jelas saja.
"Ulangi lagi." suruh sang penghulu. Baharun mengambil nafas dalam-dalam. "Saya terima nikahnya Baharun dengan......." lagi-lagi Baharun tak sempat melanjutkan. "CUT!!Kamu mau nikahin diri sendiri, hah??!!" sang penghu…