Hadapi dengan senyuman

Salam Ca Ya...
Waaahhhhh (teriak kenceng),,,udah lama bangetZZ ndak ngBlog lagiiihhh,,,apa kbar semuaa??? Di Bandung city lagi hobi ujan niih,,ujaaann muluuu kalo sore -,-" hehe gak papa,ujan itu berkah :) Well,,,tulisan kali ini gak ada tema khusus (emang lagi gak ada ide). Hmmm,,,selama ku tak ngetik gajebo di Blog, cukup banyak yg terjadi, salah satu'a kedatangan sohibku sejak SMA ke rumahku hehehe...padahal udah kerja di satu kota tapi baru sempet maen sekarang xixixix :D Ada juga kejadian bersifat kebetulan, pas sohibku yg berinisial Debby dateng (wkwkwk inisial), dateng juga someone abstrak keesokan hari'a haha. Alhasil kita jalan2 deh, itung2 buat penghilang stres.


AAAAHHHH (teriak lagih) akhir2 ini saia emang lagi disibukkan dengan rutinitas perkantoran yg terjadi tiap hari kecuali Minggu dan baru saja saia menikmati indahnya hari Minggu. Tidak terasa udah kerja 2 bulan hehe...walaupun jaraknya jauh tapi have fun aj deh daripada manyun mulu -,-" Ada beberapa hal yg saia temukan ditengah perjalanan jauh menuju kantor, ini memang menjadi motivator saia untuk tetap semangat!!

Pertama, kira2 supir bis itu bosan gak ya tiap hari bolak balik dengan rute yg sama berkali2? timbul dalam pikiranku, aku aja tiap hari juga bulak balik dengan rute yg sama kok hehe dan memang mau gak mau harus gak bosen, namanya juga perjuangan hidup hehe. Menurutku justru perjuangan supir bis itu yg lebih berat karena bertanggung jawab penuh terhadap penumpang yg dibawanya agar selamat sampai tujuan :). Supir juga harus benar2 punya insting kuat dalam menyetir karena jalanan di tengah kota itu penuh dengan pengendara yg terkadang tak patuh aturan.

Kedua, masih seputar bis kota (karena tiap hari aku naik bis kota), menurut anda apa kondektur bis atau kenek bis itu gak capek ya berdiri berjam2, ditambah harus sabar melayani penumpang bis yang terkadang menyebalkan. Memang ini hal simpel tapi terkadang aku saja yg sebagai penumpang suka kesel dengan ulah penumpang yg suka seenaknya sendiri, ya memang jarang siiih. Peran seorang kondektur memang penting, bayangkan saja kalau gak ada kondektur (bayangin aja sendiri xixixix). Jadi, menurutku menjadi kondektur saja pun bukan pekerjaan mudah.

Ketiga, sekarang topeng monyet Sarimin bukan cuma ada di kampung saja, yg biasanya keliling aj dari satu wilayah ke wilayah lain, sekarang si Sarimin udah punya tempat tetap di trotoar Lampu lalu lintas (wow). Jikalau anda melewati perempatan jalan di Kota Bandung, anda akan dihibur oleh Pagelaran si Sarimin bahkan siang hari bolong (kebayang deh panasnya :( ). Perjuangan seseorang untuk mencari uang emang sangat tak mudah.

Tiga hal ini memang yang sering terlihat oleh mataku. Disamping kesulitan yg dihadapi oleh mereka, ada hal yg patut kulihat di balik kacamataku, bahwa mereka tetap bisa tertawa di tengah keadaan yg serba sulit. Semua dilakukan dengan senang hati dan aku pun harus seperti itu. Aku masih kalah jauh dibanding mereka walaupun aku punya pekerjaan yg tak terlalu menguras keringat dan membutuhkan kesabaran penuh.

So,,keep smile and do your best ;)

Yuk mariii :D



Komentar

Posting Komentar

was wes wos...^^

Postingan populer dari blog ini

Detektif Conan: Makin Seru Makin Rumit Makin Menjadi

Detective Conan [Puzzle yang masih berantakan]

Detective Conan : Never Ending Story (?)